FIK UBP Karawang Jadi Host FGD Nasional APTIKOM: “Integrating KKNI/SKKNI and Industry Standard To Curriculum”

Karawang, 9 Juli 2025 — Fakultas Ilmu Komputer Universitas Buana Perjuangan (UBP) Karawang mendapat kehormatan menjadi host kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Integrating KKNI/SKKNI and Industry Standard To Curriculum”, yang diselenggarakan oleh Asosiasi Pendidikan Tinggi Informatika dan Komputer (APTIKOM) bekerjasama dengan ICT Academy & Huawei secara daring melalui Zoom Meeting.

Kegiatan ini bertujuan untuk menyelaraskan kurikulum pendidikan tinggi bidang informatika dan komputer dengan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI), Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI), serta kebutuhan dan standar industri terkini, dalam rangka menciptakan lulusan yang lebih adaptif dan kompetitif di era transformasi digital.

FGD dibuka secara resmi dengan opening speech oleh Prof. Dr. Dedi Mulyadi, SE., MM, yang menekankan pentingnya peran pendidikan tinggi dalam menyesuaikan diri dengan perkembangan industri serta pentingnya kolaborasi antara akademisi dan pelaku industri dalam pengembangan kurikulum berbasis kompetensi.

Sebagai keynote speaker, Solikin, S.Si., MT mewakili Ketua Umum APTIKOM, Prof. Dr. rer. nat. Achmad Benny Mutiara, menyampaikan arah dan kebijakan strategis APTIKOM dalam mendukung integrasi KKNI, SKKNI, dan standar industri ke dalam kurikulum. Ia menekankan bahwa APTIKOM akan terus menjadi jembatan yang menghubungkan dunia pendidikan dan industri agar lahir lulusan-lulusan unggul yang siap kerja.

FGD ini juga menghadirkan narasumber yang kompeten di bidangnya. Prof. Husni Teja Sukmana, S.T., M.Sc., Ph.D, juga sebagai Sekjen APTIKOM memaparkan bentuk dan peluang kerja sama antara APTIKOM dan industri, khususnya Huawei, dalam mendukung transformasi kurikulum dan peningkatan kompetensi dosen maupun mahasiswa.

Dari pihak industri, Ir. Rayi Pradono Iswara, M.Sc. dari ICT Huawei menyampaikan peran Huawei dalam membangun ekosistem digital di Indonesia dan pentingnya integrasi teknologi industri dalam kurikulum pendidikan tinggi untuk mempersiapkan SDM digital masa depan.

Sementara itu, Taufik Edy Sutanto, M.Sc.Tech., Ph.D dari UIN Syarif Hidayatullah memaparkan konsep dan langkah-langkah praktis dalam mengintegrasikan KKNI dan SKKNI ke dalam kurikulum perguruan tinggi, serta tantangan dan peluang yang dihadapi oleh institusi pendidikan dalam proses tersebut.

Kegiatan ini diikuti oleh 20 Program Studi dari 19 Perguruan Tinggi Anggota APTIKOM wilayah Jawa Barat, Jakarta, Banten, Jawa Tengah dan Jawa Timur. Diskusi berjalan aktif dan konstruktif, menunjukkan antusiasme yang tinggi terhadap upaya reformasi kurikulum berbasis kebutuhan industri.

Menutup kegiatan, Dr. Ahmad Fauzi, M.Kom, selaku Dekan Fakultas Ilmu Komputer UBP Karawang menyampaikan kesan dan harapannya:

“Kami merasa terhormat dipercaya menjadi host FGD yang sangat strategis ini. Kegiatan ini membuktikan bahwa sinergi antara dunia pendidikan dan industri adalah hal yang tidak bisa ditunda lagi. Harapannya, hasil diskusi ini dapat menjadi dasar pijakan bersama dalam merancang kurikulum yang relevan, adaptif, dan berdaya saing tinggi. Semoga FGD ini menjadi langkah awal menuju kolaborasi yang lebih konkret antara APTIKOM, institusi pendidikan, dan mitra industri.”

Dengan terselenggaranya FGD ini, diharapkan kurikulum pendidikan tinggi di bidang informatika dan komputer di Indonesia semakin selaras dengan kebutuhan pasar kerja dan perkembangan teknologi industri global, demi menciptakan generasi digital yang unggul dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Similar Posts