Workshop Prompt Engineering Tingkatkan Kompetensi Digital Staf Pusdatin Kementerian Pertanian Republik Indonesia

Jakarta, 1 November 2025 — Dalam upaya meningkatkan kompetensi sumber daya manusia di bidang teknologi kecerdasan buatan, Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian (Pusdatin) Kementerian Pertanian Republik Indonesia menyelenggarakan kegiatan Workshop/Pelatihan Prompt Engineering. Kegiatan ini terselenggara atas hasil kerja sama antara Program Studi Teknik Informatika Fakultas Ilmu Komputer Universitas Buana Perjuangan Karawang, Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) IKMI Cirebon, serta Pusdatin Kementerian Pertanian RI.

Workshop berlangsung selama dua hari, yaitu pada 31 Oktober hingga 1 November 2025, bertempat di Jakarta. Kegiatan ini diikuti oleh para staf Pusdatin yang berperan penting dalam pengelolaan data dan sistem informasi pertanian di Indonesia.

Sebagai narasumber utama, Bapak Jamaludin Indra, M.Kom, membawakan materi dengan topik “Agentic Asisten Colab Pro untuk Perkebunan”. Melalui sesi ini, peserta mendapatkan pemahaman mendalam mengenai penerapan prompt engineering dalam pengembangan agentic assistant yang mampu berkolaborasi secara proaktif untuk mendukung analisis dan pengambilan keputusan di sektor perkebunan.

Dalam paparannya, Bapak Jamaludin menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI) yang adaptif dan kontekstual di bidang pertanian. “Dengan kemampuan prompt engineering yang baik, kita dapat membangun sistem AI yang tidak hanya merespons perintah, tetapi juga mampu memahami konteks dan membantu menyelesaikan permasalahan kompleks di lapangan,” ujarnya.

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam memperkuat kolaborasi antara dunia akademik dan instansi pemerintah dalam pengembangan teknologi berbasis AI di sektor pertanian. Selain itu, workshop ini juga menjadi wadah untuk memperluas wawasan serta mendorong inovasi digital di lingkungan Pusdatin Kementerian Pertanian.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para peserta dapat mengimplementasikan hasil pelatihan dalam pengembangan sistem informasi pertanian yang lebih cerdas, efisien, dan berdampak nyata bagi kemajuan pertanian Indonesia.

Similar Posts